Beranda Berita Utama CFD Diyakini Mampu Dorong Gaya Hidup Sehat, Menggerakkan UMKM, dan Menjadi Ruang...

CFD Diyakini Mampu Dorong Gaya Hidup Sehat, Menggerakkan UMKM, dan Menjadi Ruang Publik Baru bagi Warga Sukorejo

86
0
Bupati sedang memberikan sambutan.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Kecamatan Sukorejo dengan penduduk sekitar 73.000 jiwa memiliki kurang lebih 450 pelaku UMKM aktif. Dengan adanya Car Free Day, diperkirakan perputaran ekonomi bisa mencapai Rp150-200 juta dari sektor kuliner, UMKM, kerajinan, dan produk pertanian.

CFD diyakini mampu mendorong gaya hidup sehat, menggerakkan UMKM, dan menjadi ruang publik baru bagi warga Sukorejo dan sekitarnya. CFD Bundaran Sukorejo Kendal ini mudah-mudahan menjadi energi baru bagi masyarakat. Ini bukan sekadar olahraga, tapi juga ruang silaturahmi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan budaya gotong royong warga Sukorejo.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari pada Acara Car Free Day (CFD) Bunderan Sukorejo, Minggu 20 September 2026.

Kepada seluruh warga yang hadir, bupati berpesan agar masyarakat Sukorejo senantiasa menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan sekitar kawasan CFD.


“Event besar seperti ini tentunya berpotensi banyak sampah. Mari sama-sama kita rawat lingkungan sekitar kita agar senantiasa ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah,”kata bupati.

Namun demikian, bupati tetap mendorong untuk penyelenggaraan Car Free Day ini senantiasa dilakukan perbaikan dan evaluasi secara berkala guna tetap menjaga kebermanfaatan area Bundaran Sukorejo sebagai akses strategis dan sangat berpengaruh pada berbagai sektor kepentingan masyarakat banyak ini.

Bupati juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Car Free Day ini, guna mendukung sebuah gerakan bersama untuk mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik dan sehat, juga sebagai ajang olahraga dan penggerakan ekonomi masyarakat.

Bupati mengingatkan bahwa di musim kemarau ini, potensi kebakaran lahan maupun permukiman dan potensi kekurangan air bersih cukup tinggi. Untuk itu masyarakat agar berhati-hati terhadap sumber-sumber api sekecil apapun, serta bijak dalam menggunakan air sehingga potensi kebakaran dan kekurangan air bersih dapat ditekan.

“Kami juga mohon do’a dari Bapak-Ibu semua warga Sukorejo. Insya Allah, dengan doa dan ikhtiar bersama, kita dapat membangun Kabupaten Kendal yang lebih baik dan berkelanjutan, guna mewujudkan Kendal yang beribadat, berdikari dan semakin sejahtera,”harapnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini