Beranda Berita Utama Buntut Kekerasan di Sekolah, Orang Tua Korban Penuhi Panggilan Poresta Banyumas

Buntut Kekerasan di Sekolah, Orang Tua Korban Penuhi Panggilan Poresta Banyumas

68
0

BANYUMAS, TERASMEDIAGO.ID—Orang tua GSA, korban kekerasan di sekolah pada Rabu Siang 12 November 2025 kemarin memenuhi panggilan pihak kepolisian Polresta Banyumas, Jawa Tengah.

Ayah GSA yakni Supardjo hadir ke ruang Satreskrim Polresta Banyumas bersama GSA, untuk dumintai keterangannya oleh penyidik.

Menurut Supardjo ia sudah memberikan keterangan sesuai pertanyaan yang diajukan penyidik.

“Pada prinsipnya saya sudah memberikan keterangan baik kronologi maupun peristiwa yang dialami anak saya di sekolah pendidikan islam yang ada wilayah Kabupaten di Banyumas, “jelanya.

Terkait peristiwa yang menimpa putranya kedua orang tua korban masih merasa kecewa. Insiden itu kini diserahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum maupun penyidik.

“Saya ditanya soal kronologi awal, bagaimana saya tahu kejadian itu, sampai apa saja yang sudah dilakukan oleh pihak pelaku. Rasanya berat sekali menceritakan ulang semuanya,” tuturnya.

Menurutnya, ia mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar bahwa anaknya mengalami perlakuan tidak pantas di lingkungan sekolah. Sejak saat itu, ia terus mengikuti proses pemeriksaan hingga penjemputan anak, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

Namun, hingga kini, ia mengaku belum mendapat sikap tanggung jawab dari pihak keluarga pelaku.

“Pihak sekolah kemarin sempat datang, tapi hanya menjenguk anak saya soal kondisi kesehatannya. Tidak ada pembicaraan tentang proses hukum,” katanya.

Keluarga korban berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak agar sekolah lebih sigap melindungi peserta didik dan tidak menutup mata terhadap kasus kekerasan di lingkungan sekolah.

Saat ditanya jika ada tawaran restorative justice dari kepolisian, pihaknya mengaku menyerahkan hal tersebut kepada penegak hukum dan pengacara. Namun pihaknya berharap dapat bertemu dengan keluarga terduga pelaku. (SN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini