Beranda Berita Utama Bupati Buka Kegiatan Fasilitasi Kemitraan dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Menuju Kendal Berdikari

Bupati Buka Kegiatan Fasilitasi Kemitraan dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Menuju Kendal Berdikari

96
0
Bupati sedang memberikan sambutan.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL,TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, membuka kegiatan Fasilitasi Kemitraan dalam Mendukung Keberlanjutan Lingkungan Menuju Kendal Berdikari, di Aula Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Selasa(2/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk Pemerintah Kabupaten Kendal yang terus berkomitmen memberikan fasilitas kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan, bahwa kemitraan ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kendal dengan PT. Kawasan Industri Kendal, untuk bisa bermitra dengan para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal.

“Bentuk komitmen ini juga diwujudkan oleh perusahaan di KIK, salah satunya PT. Alba dalam menggandeng pelaku UMKM atau kelompok masyarakat yang bergerak di bidang pengolahan sampah,” kata bupati .

Bupati mengatakan, kolaborasi kemitraan ini juga sebagai wujud komitmen untuk bersama-sama dalam melakukan pengolahan sampah di Kabupaten Kendal.

Bupati berharap, dengan adanya kegiatan ini akan lebih banyak lagi kelompok masyarakat dan organisasi lainnya di Kabupaten Kendal yang bermitra dengan PT. Alba, sehingga selain untuk mengurangi sampah plastik, masyarakat akan mendapatkan manfaatnya.

Manager PT. Alba KIK, Fatoni Jajang mengatakan, bahwa perusahaannya bergerak dalam pengolahan sampah botol plastik bekas. Saat ini untuk mencukupi kebutuhan masih mencari bahan baku dari luar daerah, karena di Kendal masih sedikit yang bermitra.

“Sementara bahan baku mayoritas dipasok dari luar daerah, karena di Kendal baru ada satu dan itu skalanya kecil. Harapannya dengan adanya pertemuan ini akan ada mitra-mitra baru dari kelompok, organisasi, maupun lembaga yang akan bekerja sama untuk pasokan bahan baku di PT. Alba,” kata Fatoni.

Fatoni juga menyampaikan, untuk kebutuhan bahan baku perbulannya sekitar 1.800- 2.200 ton, namun ketika mesin sudah berjalan optimal kebutuhannya meningkat menjadi 7 ton/jam.

Fatoni mengaku, untuk pasokan bahan baku dari luar daerah tentunya ada target yang ditentukan. Namun jika nanti banyak mitra baru dari Kabupaten Kendal, baik melalui kelompok masyarakat atau yang lainnya tidak ada target pengiriman, baik mingguan maupun bulanan.

“Kalau nantinya ada mitra baru dari Kendal, tidak ada target mingguan atau bulanan, bisa dalam bentuk botol plastik utuh atau lebih baiknya botol yang sudah dipres dengan sekali kirim mencapai 8 ton,” tegas Fatoni.

Fatoni berharap, nantinya akan banyak mitra dari Kabupaten Kendal, sehingga cita-cita pendiri perusahaan tersebut agar dunia tanpa sampah, khususnya di Kabupaten Kendal bisa terwujud.

Sementara itu, pengelola bank sampah induk Kendal, Nunuk Sarah Zenubia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal terkait fasilitasi tersebut, karena membuka peluang baru bagi bank sampah induk untuk distribusi botol plastik.

“Saya sangat menyambut baik fasilitasi kemitraan ini, yang tentunya akan menambah semangat dalam mengelola sampah, terutama botol plastik bekas,” kata Nunuk.

Nunuk menambahkan, nantinya akan bermitra dengan PT. Alba untuk memasok bahan baku botol palstik bekas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Terkait dengan distribusi bahan baku, bank sampah induk siap untuk mensuplai botol plastik bekas, namun masih terkendala mesin pres sampah botol plastik,”

Ia berharap, nantinya ada fasilitasi mesin pres sampah botol plastik dari para pihak terkait, sehingga dapat tercipta kolaborasi yang bekesinambungan.

Kepala DPMPTSP Anang Widiasmoro menjelaskan, bahwa program kemitraan ini untuk memfasilitasi terjalinnya kemitraan antara para pelaku UMKM Kendal dengan para pelaku usaha di Kawasan Industri Kendal dan pelaku usaha besar lainnnya.

“Alhamdulillah pada hari ini DPMPTSP Kendal menggelar fasilitasi kemitraan antara para pelaku UMKM pengolahan sampah dan limbah di Kabupaten Kendal dengan PT. Alba yang berada di KIK dan perusahaan lainnya,” ujar Anang Widiasmoro.

Anang menambahkan, kegiatan fasilitasi ini dihadiri oleh Kepala OPD Kendal terkait, dan Ketua Paguyuban Kades Bahurekso Kendal, serta diikuti perwakilan dari perusahan PT. Alba, pelaku usaha briket, organisasi pecinta lingkungan, dan kelompok masyarakat pengelola sampah dan limbah di Kabupaten Kendal.

Selain itu, kata Anang, program kemitraan ini juga memberikan perhatian kepada masyarakat, bahwa sampah ini juga memiliki nilai tambah jika dikelola dengan baik.

Menurut Anang, kemudahan investasi di Kabupaten Kendal memberikan peluang yang sangat besar bagi pelaku UMKM dan pengelola limbah sampah diperusahaan yang ada di Kawasan Industri Kendal dan perusahaan lainnya, sehingga peluang tersebut harus ditangkap dengan baik untuk peningkatan ekonomi yang inklusif di Kabupaten Kendal.

“Fasilitas kemitraan ini diharapkan bisa terus saling berkesinambungan, baik untuk peningkatan perekonomian pelaku UMKM maupun penanganan sampah di Kabupaten Kendal,” jelas Anang.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini