Beranda Berita Utama Bupati Tika Tutup Kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Unit Kompetensi Tahap III

Bupati Tika Tutup Kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Unit Kompetensi Tahap III

46
0

KENDAL, TERASMEDIAGO,ID-Peluang bekerja maupun berwirausaha tentunya terbuka lebar bagi semua terutama mereka di usia kerja.

Era industri 4.0 menimbulkan disrupsi (perubahan radikal) di berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang ketenagakerjaan.

Berdasarkan data Berita Resmi Statistik Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Kendal pada tahun 2025 sebesar 4,60 persen.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Angkatan Kerja di Kabupaten Kendal pada tahun 2025 tercatat sebanyak 647.532 orang menunjukkan adanya kenaikan sebanyak 5.161 orang dibandingkan dengan tahun 2024 yang berjumlah 642.371 orang.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari pada Acara Penutupan Kegiatan Pelaksanaan Pelatihan Berdasarkan Unit Kompetensi Tahap 3 Tahun 2026 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kendal, yang ada di Jalan Raya Jenarsari Gemuh Kendal, Rabu(08/07/2026).

Bupati juga menyampaikan, jumlah pengangguran yang masih cukup tinggi, dapat diasumsikan bahwa penguasaan skill (keterampilan) masyarakat dipandang masih kurang.

Sedangkan, saat ini penguasaan skill menjadi syarat wajib yang dibutuhkan dalam menghadapi dunia ketenagakerjaan dengan perubahan pasar kerja yang semakin dinamis dan fleksibel.

Sementara itu, pada tahun 2045, Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi. Bonus demografi menjadi positif jika jumlah usia produktif tersebut memiliki skill sesuai tuntutan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DuDi).

“Jika sebaliknya, maka akan terjadi bencana demografi. Hal yang tentunya tidak kita inginkan,”jelas bupati.

Dikatakan, Pemerintah Kabupaten Kendal bersama para pemangku kepentingan sudah dipastikan akan turun tangan untuk menghadapi tantangan tersebut.

Dengan Strategi ini dibingkai dalam triple skilling (skilling, upskilling dan reskilling) guna mengatasi ketimpangan skill angkatan kerja di Kabupaten Kendal pada khususnya, sehingga mampu masuk pasar kerja atau berwirausaha.

Dengan Triple skilling ini, memastikan agar daya saing pekerja menjadi lebih baik. Penerapannya dalam bentuk pelatihan–pelatihan kerja yang dilakukan oleh BLK, BLKK maupun LPKS.

Selain itu, lewat pelatihan kerja pemerintah juga membekali Sumber Daya Manudia (SDM) dengan soft skill, entrepreneurship dan digital skill.

“Kami sepenuhnya menyadari tuntutan kualitas tenaga kerja semakin hari semakin meningkat. Tuntutan mutu yang kian menjadi sorotan dalam Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI),”tegas bupati.

Oleh karena itu, bupati berharap kepada para peserta pelatihan agar terus mengembangkan diri, kreativitas dan berinovasi tanpa henti.

Kepada OPD terkait, untuk terus memastikan keterbukaan lapangan pekerjaan di Kabupaten Kendal melalui aplikasi Kendal Karier dapat diakses dengan baik dan mudah, sehingga dapat diserap oleh seluruh masyarakat Kendal.

“Kita bersama memiliki satu visi misi untuk maju, yaitu mengembangkan sumber daya manusia masyarakat Kendal yang cerdas dan memiliki daya saing yang tinggi. Mari kita bekerja cepat, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. InsyaAllah ke depan SDM Kendal akan semakin baik,”ungkapnya.

Dari catatan yang ada, di acara pelatihan ini, BLK Kendal telah meluluskan 96 orang calon tenaga kerja yang kompeten, diantaranya 64 tenaga kerja menjahit operator garmen, 16 tenaga kerja elektronika dan 16 tenaga kerja otomotif.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini