Beranda Berita Utama Buruh Anggota KSPSI Kendal akan Ikut Aksi Mayday 2026 bersama Presiden Prabowo...

Buruh Anggota KSPSI Kendal akan Ikut Aksi Mayday 2026 bersama Presiden Prabowo Subianto di Monas Jakarta

41
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kabupaten Kendal, bakal mengikuti Aksi May Day Nasional bersama Presiden Prabowo Subianto pada 1 Mei 2026 di Monas Jakarta.

Setelah itu, DPC KSPSI Kendal juga akan menggelar tasyakuran dan dialog ketenagakerjaan bersama Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari serta mempersiapkan Kendal sebagai tuan rumah pendidikan dan pelatihan(Diklat) KSPSI se-Jawa Tengah.

Ketua DPC KSPSI Kendal, Rahmat Dakwah, menyampaikan bahwa, May Day 2026 adalah momentum konsolidasi dan aksi nyata buruh Kendal pasca berdirinya Kawasan Industri Kendal (KIK).

“May Day tahun ini bukan sekadar turun ke jalan. Namun ini momentum buruh Kendal naik kelas. Dari Monas kita suarakan aspirasi ke Presiden. Di Kendal kami akan bedah solusi dengan bupati dan lewat Diklat akan mencetak kader-kader militan se-Jawa Tengah,”kata Rahmat Dakwah, Kamis (30/04/2026).

Menurut Rahmat, rencananya sejumlah buruh anggota KSPSI Kendal akan bergabung dengan anggota buruh lainnya dari kabupaten/kota se- Jateng untuk ikut aksi Mayday 2026 bersama Presiden Prabowo Subianto di Monas Jakarta.

Ini sejarah. Untuk pertama kalinya Presiden RI bakal hadir langsung di tengah buruh saat May Day.

“Kami membawa tujuh tuntutan buruh Kendal, pertama hapus kontrak abadi dengan KIK, tegakkan UMK, bangun rusunawa buruh dan stop union busting. Kami percaya Pak Prabowo dengar langsung jeritan buruh Kendal dari Monas,”tegas Rahmat.

Rahmat mengatakan, rombongan berangkat pada Kamis malam (30/04/2026) menggunakan bus yang telah disediakan pihak Panitia DPD KSPSI Propinsi Jawa Tengah.

Dalam aksi May Day di Monas, pihak DPD KSPSI telah menyiapkan bus serta makan minum selama kegiatan berlangsung.

“Nanti untuk buruh dari Kendal yang akan berangkat bisa menunggu di titik kumpul jalanan pantura,” kata Rahmat.

Dan sepulang dari Monas, DPC KSPSI Kendal rencana akan menggelar Tasyakuran May Day dan Dialog Ketenagakerjaan, dengan mengusung tema “Nasib Buruh Kendal Pasca KIK Menuju Hubungan Industrial yang Berkeadilan dan Bermartabat”.

KSPSI akan memaparkan data investigasi, potensi kerugian hak buruh Kendal Rp 1,47 triliun/tahun akibat upah di bawah UMK, kontrak abadi 8 tahun, dan dugaan penggelapan service charge.

“Tasyakuran ini merupakan bentuk syukur buruh yang masih bisa bersuara. Dialog dengan Ibu Bupati adalah ikhtiar mencari solusi. Kami sodorkan ‘Sapta Karta Buruh Kendal’ senilai Rp 86,2 miliar, Satgas UMK, Perbup hapus kontrak abadi, rusunawa KIK, sampai dana talangan PHK,” jelas Rahmat.

Rencana dalam kegiatan tersebut, Bupati Kendal dijadwalkan untuk memberikan keynote speech dan menandatangani “Komitmen Bersama May Day Kendal 2026”.

Selanjutnya sebagai puncak rangkaian, DPC KSPSI Kendal yang dipercaya menjadi tuan rumah Diklat KSPSI se-Jawa Tengah yang bakal digelar melibatkan sebanyak sekitar 100 kader dari 35 DPC KSPSI se-Jateng.

“Kendal dipilih karena jadi episentrum industri Jateng. KIK adalah laboratorium masalah dan solusi buruh. Dari Kendal kita godok kader yang paham hukum, paham data, dan berani melawan. Targetnya, pasca Diklat, tidak ada lagi buruh Jateng menerima upah Rp 2,1 juta atau kontrak 8 tahun,”kata ungkap Rahmat.

Diklat diharapkan bisa dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup (LH), Jumhur Hidayat atau yang mewakilinya dari DPD KSPSI Jawa Tengah.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini