KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Desa Kenaiban Kecamatan Juwiring, Klaten, Jawa Tengah, menjadi salah satu yang menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Klaten sebagai Desa Anti Korupsi.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, di Pendopo Setda Klaten, Selasa (18/12/2025) di kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda).
Penghargaan diterima langsung oleh Kades Kenaiban, Toni Cahyo Nugroho.
Selain Desa Kenaiban, ada 5 desa lainnya yang menerima penghargaan yang sama. Yaitu Desa Gatak (Kecamatan Ngawen), Desa Jonggrangan (Kecamatan Klaten Utara), Desa Bendo dan Ngaren (Kecamatan Pedan), dan Desa Jurangjero (Kecamatan Karanganom).
Menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Klaten, Agus Suprapto, untuk desa anti korupsi ada beberapa aspek yang dinilai.
“Yang jelas ada kedisiplinan, ketaatan, dan kepatuhan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang telah ditetapkan. Yang berujung pada bagaimana membangun perilaku karakter pemerintahan desa dalam melakukan pelayanan publik menjadi semakin baik,” jelas Agus.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada wajib lapor LHKPN terdisiplin.
Yaitu Purwani (Camat Karangdowo), Guntur Sri Wijanarko (Sekcam Wonosari), Muh Himawan Purnomo (Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Klaten), Agus Suprapto (Inspektur Kabupaten Klaten), dan Tri Raharjo (Kepala Sumberejo, Klaten Selatan).
Perangkat Daerah Terdisiplin dalam Pengisian Survei Penilaian Integritas (SPI) ada 3 yaitu Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Klaten, Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo berharap, Larwasda tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga sebagai wadah strategis untuk memperkuat budaya pengawasan dan meningkatkan mutu pelayanan publik di tingkat daerah maupun desa.
“Semoga pemerintahannya semakin akuntabel, bersih, dan transparan,” ujar Bupati.
Kades Kenaiban, Toni Cahyo Nugroho mengaku bangga desanya bisa menjadi salah satu peraih Desa Anti Korupsi di Klaten.
Toni mengakui, semua ini atas kerja keras bersama masyarakat Desa Kenaiban yang telah mendukung menciptakan pelayanan publik yang semakin baik, juga semua perangkat desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa.(Hasna)









