
KENDAL, SAPA Jateng.id– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari membuka acara Kejurda V Senior Jateng seni bela diri atau Hapkido di GOR Bahurekso Kendal, Minggu 24 Agustus 2025 siang.
Acara pembukaan Kejurda Hapkido ini, dihadiri oleh jajaran KONI Jateng, KONI Kendal, Disporapar Jateng, Disporapar Kendal dan sejumlah pengurus Hapkido Kendal.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa, di Jawa Tengah sampai hari ini Hapkindo sudah ada 12 pengurus Kabupaten dan 12 pengurus Kota.
Pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada semua pihak atas terlaksananya Kejurda V Senior Hapkido Jateng di Kabupaten Kendal ini.
Atas nama pemerintah Kabupaten Kendal, bupati menyampaikan, bahwa pihaknya berkomitmen akan terus mengembangkan cabang- cabang olahraga yang ada di Kabupaten Kendal ini, termasuk cabang olah raga Hapkido.
“Melalui kejuaraan ini, kami berharap, agar para atlet bisa mempersembahkan penampilan terbaiknya, tentunya juga bisa menjaga sportifitas dan mengukir prestasi,” harap bupati.

Bupati berharap, di Kejurda hari ini, nanti akan lahir, atlet- atlet bela diri yang tentu untuk pengembangan Hapkido yang akan datang.
Bupati juga berpesan kepada panitia untuk mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik- baiknya
guna kenyamanan seluruh peserta dan juga jalannya Kejurda ini.
” Semoga Kejurda Hapkido ini bisa berjalan lancar dan sukses sehingga atlet- atlet yang terpilih, bisa maju di Porprov Jateng 2026 nanti yang kebetulan cabang olahraga Hapkido ini bakal di gelar di Kabupaten Kendal,” ungkap bupati.
Bupati meminta kepada para atlet untuk bisa menjaga sportifitas dan kepada para juri juga untuk bisa memberikan penilaian yang terbaik dan tetap menjaga sportifitas serta penilaian yang objektif.
Perwakilan dari KONI Jateng, Sunantono mengatakan, bahwa pihaknya merasa bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada cabang olahraga Hapkido, karena secara organisasi, bahwa Hapkido itu ada.
Sunantono juga menyampaikan, tujuan digelarnya Kejurda V Senior ini, untuk mempersiapkan menjelang pelaksanaan Porprov 2026 mendatang.
Harapannya, bahwa pada Kejurda ini, para atlet bisa memperlihatkan kemampuan yang dimiliki, bagaimana selama ini latihan, kemudian hari ini bertanding.
Maka menurut Sunantono, peserta yang berhasil meraih juara di Kejurda ini harus bisa mempersiapkan diri dengan baik, terlebih tak semua atlet nanti bisa diikutkan untuk bertanding di kejuaraan Porprov 2026 karena kuota yang terbatas.
” Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Hapkido, karena pada PON ke- 21 lalu di Aceh, Hapkido berhasil meraih satu emas, satu perak dan tujuh perunggu. Bagi kami(KONI), itu sesuatu yang luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya, dengan keberhasilan ini, ke depan Hapkido harus lebih baik dan lebih sukses.( SPW)








