Beranda Berita Utama Ini yang Disampaikan Bupati Tika di Acara Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42...

Ini yang Disampaikan Bupati Tika di Acara Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026

76
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan bahwa, Hari Anak Nasional adalah momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak, melindungi, menghormati, dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta berpartisipasi secara optimal.

“Komitmen tersebut menjadi semakin penting karena anak-anak kita masih menghadapi berbagai tantangan. Isu stunting masih menjadi perhatian karena berdampak terhadap kualitas tumbuh kembang anak. Alhamdulillah, di Kabupaten Kendal menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, dengan penurunan prevalensi stunting dari 22,40% pada tahun 2023 menjadi 19,20% pada tahun 2024, “ungkap bupati saat memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Anak Nasional Ke-42 Tahun 2026 Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis 23 Juli 2026.

Demikian pula dengan perkawinan anak yang terus menunjukkan tren penurunan. Jumlah perkawinan anak menurun dari 169 kasus pada tahun 2023, menjadi 100 kasus pada tahun 2024, dan 80 kasus pada tahun 2025.

Di sisi lain, kekerasan terhadap perempuan dan terutama terhadap anak masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Kendal.

Menurut bupati, berdasarkan data, pada tahun 2024 tercatat 72 kasus, 53 kasus yang menimpa anak dan 19 kasus terhadap perempuan dewasa.

Sedangkan pada tahun 2025 tercatat 75 kasus. Sebanyak 49 kasus dialami anak, 26 kasus dialami perempuan dewasa, hingga Juni 2026 telah tercatat 48 kasus. Sebanyak 27 kasus menimpa anak dan 21 kasus terhadap perempuan dewasa.

“Data tersebut menjadi pengingat kita semua, bahwa anak masih merupakan kelompok yang rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan dan pelanggaran hak. Oleh karena itu, Hari Anak Nasional Tahun 2026 mengangkat tema, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”,” ungkap bupati.

Bupati menegaskan, menyayangi anak harus diwujudkan melalui perlindungan yang nyata, pemenuhan hak-haknya, serta upaya bersama untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi setiap anak.

“Dalam upaya membangun masa depan anak yang sehat, aman, dan berkualitas, kita juga tidak boleh mengabaikan ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,”jelas bupati.

Disampaikan bahwa, permasalahan narkotika merupakan tantangan bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat, mulai dari keluarga, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia usaha, media, hingga generasi muda sebagai penerus bangsa.

Sesuai tema Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, “Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045,” menempatkan keluarga sebagai garda terdepan membangun ketahanan anak terhadap penyalahgunaan narkotika.

Namun harapan tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga, namun diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk mendukung keberhasilan kebijakan ini.

Bupati menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kendal telah mengambil langkah nyata antara lain melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) yang memberikan layanan pengaduan masyarakat, pengelolaan kasus, pendampingan psikologis, bantuan hukum, layanan medis, mediasi, rehabilitasi, hingga rujukan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Pemerintah Kabupaten Kendal juga terus memperkuat pelayanan melalui Rumah Aman Kartika sebagai pusat layanan terpadu. Alhamdulillah, melalui sinergi dan kolaborasi semua pihak, Kabupaten Kendal berhasil meningkatkan capaian Kabupaten Layak Anak dari Predikat Pratama menjadi Predikat Madya.

Capaian tersebut bukanlah tujuan akhir. Selama masih ada anak yang menjadi korban kekerasan, mengalami perundungan, perkawinan anak, eksploitasi, dan berbagai pelanggaran hak anak lainnya, maka upaya kita tidak boleh berhenti.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Mari kita jadikan keluarga sebagai ruang pertama yang aman dan penuh kasih sayang, satuan pendidikan sebagai tempat belajar yang bebas dari kekerasan, masyarakat sebagai lingkungan yang peduli terhadap perlindungan anak, serta pemerintah, dunia usaha, media, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen bangsa sebagai mitra dalam mewujudkan Kabupaten Kendal yang semakin ramah anak, aman, sehat, dan bebas dari narkotika,”terang bupati.

Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak serta pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Kendal.

“Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga dan semakin kuat sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045,”harapnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini