KENDAL, SAPAJATENG.ID- Ketua DPD Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jawa Tengah, Isroi Rois, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat ormas GRIB Jaya, Jawa Tengah akan membuka Rumah Adat (Rumah Aduan Masyarakat).
Dia juga mengajak semua masyarakat yang ada di Kabupaten Kendal, untuk mengadu jika merasa didzolimi oleh siapapun.
“Silakan bagi siapapun yang merasa didzolimi untuk mengadu kepada kami,” kata Isroi Rois saat menghadiri acara pelantikan Pengurus DPC GRIB Jaya Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Sabtu (02/08/25).
Isroi Rois mengatakan bahwa, ormas GRIB Jaya bukan kelompok preman yang menakuti masyarakat, melainkan organisasi yang ada untuk mensejahterakan masyarakat.
Dia menyatakan bahwa GRIB Jaya siap berubah menjadi lebih baik dan berperan serta dalam membangun masyarakat yang lebih maju.
“GRIB Jaya Kendal akan menjadi wadah bagi semua orang untuk kemajuan Kendal,” ujarnya.

Isroi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh ajaran yang menimbulkan perpecahan.
Dia menekankan bahwa GRIB Jaya ada untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berperan serta dalam membangun bangsa.
Kapala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten, Kendal Alfebian Yulando mengatakan bahwa Grib sudah mendaftarkan diri di Kesbangpol Kendal pada 17 September 2024 lalu, artinya ormas ini sudah mempunyai ketua umum, juga tertib administrasi hingga tingkat bawah.
“Ini luar biasa dan kami mengapresiasi dan mendukung deklarasi pengukuhan Grib ini,”kata Febi.
Febi beharap Grib Jaya Kendal, harus ikut menjaga kondusifitas wilayah dan ikut mendukung visi misi bupati dan wakil Bupati Kendal. Dan bersama masyarakat ikut berperan serta dalam kegiatan sosial, keagamaan yang positif.
Ketua Grib Jaya Kendal, Agus Siswanto, yang biasa disapa Agus Pajero mengatakan, anggota Grib Jaya Kendal saat ini ada sebanyak 3000 an, namun yang sudah ber KTA ada seribu orang.
Agus Pajero mengaku siap membantu program- program Pemerintah Kabupaten Kendal, terutama untuk kegiatan- kegiatan sosial dan budaya. Yang kedua, di Kabupatena Kendal, dia siap menciptakan suasana kondusifitas wilayah.
“Karena Grib merupakan ormas, maka kami akan kembali ke masyarakat untuk membantu masyarakat. Yang paling penting juga, menjaga stabilitas nasional, terutama di Kabupaten Kendal,”kata Agus Pajero.
Agus Pajero juga berpesan kepada seluruh anggota untuk bisa menjaga kondusif wilayah, apalagi di Kendal ada kawasan industri, maka seluruh anggota Grib harus mendukung proyek percepatan nasional supaya investor dan pengembang nyaman, aman untuk berinvestasi.
“Anggota Grib kami dorong membantu mengamankan kondusifitas wilayah agar investor tetap nyaman di Kendal,” tegasnya.
Pelantikan GRIB Jaya Kendal dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, Ketua NU Jawa Tengah, Sekretaris NU Jawa Tengah, Ketua DPC NU se Jawa Tengah, Perwakilan Polres, dan Kodim Kendal.(SPW)









