Beranda Berita Utama Siswa SMKN 2 Sukoharjo Diajak Jadi Petani

Siswa SMKN 2 Sukoharjo Diajak Jadi Petani

59
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) dan Pemda Sukoharjo, melakukan kampanye ketahanan pangan. Kali ini yang menjadi sasaran para siswa di SMKN 2 Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (13/11/2025).

Kampanye disambut antusias para siswa dan guru. Hadir Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik dan Wakil Bupati Sukoharjo, Sapto Eko Purnomo.

Dalam kampanye tersebut, para pejabat mengajak siswa menjadi pelajar peduli pangan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa ketahanan pangan berawal dari generasi muda.

Kegiatan ini juga sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda, untuk tidak malu menjadi petani.

Dirjen Otda Akmal Malik menyoroti pentingnya menghidupkan kembali budaya bertani di kalangan pelajar.

“Menurunnya minat generasi muda terhadap pertanian menjadi tantangan serius bagi masa depan ketahanan pangan Indonesia,” ujar dia.

Oleh karena itu sasaran dalam kampanye ketahanan pangan bukan lagi menjadi milik petani melainkan para pelajar dalam hal ini SMA/SMK yang memiliki cakupan luas dan tersebar di seluruh Indonesia.

“SMA/SMK memiliki cakupan luas dan tersebar diseluruh Indonesia,” katanya.

Dukungan dengan melibatkan para siswa setingkat SMA/SMK dalam program swasembada pangan nasional juga mendapatkan respon positif dari Pemkab Sukoharjo.

Seperti disampaikan wakil Bupati Eko Sapto Purnomo yang mengatakan nantinya program swasembada pangan dikalangan pelajar dapat menggandeng istansi terkait seperti dinas pertanian dan dinas pendidikan.

“Sebab swasembada pangan bukan untuk hari ini namun juga untuk hari esok,” katanya.

Lebih lanjut Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo itu juga menambahkan melalui sinergi antara YSPN, dan Kemendagri, kegiatan kampanye swasembada pangan di Sukoharjo ini menjadi contoh konkret gerakan kolaboratif untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menumbuhkan kesadaran di lingkungan pendidikan.

“Pangan adalah kebutuhan dasar manusia, Dimana kelangsungan hidup bangsa sangat bergantung pada ketersediaannya. Karena itu, keterlibatan para pelajar sejak dini perlu digaungkan, sekaligus guna mencetak petani milenial,” katanya.

Para siswa dan guru mengaku senang dengan dilibatkannya mereka dalam kampanye ketahanan pangan ini.

Bagi para siswa, dunia pertanian sudah tidak asing lagi, karena mereka hidup di pedesaan yang mayoritas pekerjaan warga adalah bertani.(Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini