BANYUMAS, SAPAJATENG.ID – Kongres Luar Biasa(KLB) Asosiasi Kabupaten(Askab) PSSI Banyumas, Jawa Tengah, secara resmi digelar di ruang rapat KONI setempat beberapa waktu lalu.
Agendanya kongres ini adalah pemilihan ketua baru untuk masa bakti 2025- 2028 mendatang.
Ketua sidang, Dokter Tangguh Budi Prasrtyo menjelaskan bahwa sebanyak 41 utusan dari berbagai klub sepak bola se- wilayah Kabupaten Banyumas hadir sebagai voters dalam forum tertinggi tingkat kabupaten tersebut.
“Sebanyak 41 voters hadir dalam Kongres Askab Banyumas 2025 ini,” kata Dokter Tangguh kepada sejumlah wartawan.
Proses kongres berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan SOP yang berlaku. Tanpa perdebatan alot, para peserta secara aklamasi memilih Sutrisno sebagai Ketua Askab PSSI Banyumas yang baru.
Usai kongres, puluhan warga yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Pecinta Persibas atau Persatuan Sepak Bola Banyumas mendatangi lokasi untuk menyampaikan aspirasi.
Mereka ingin berdialog langsung dengan pengurus baru, agar ke depan Persibas Banyumas kembali bangkit karena selama dua tahun terakhir dianggap mengalami kemunduran.
“Kami datang dengan itikad baik, kami ingin Persibas tak terus terpuruk, karena ini klub kebanggaan warga Banyumas yang sudah lama berdiri,” kata salah satu perwakilan aliansi.
Dalam dialog antara pendukung Persibas dan pengurus tidak berlangsung di ruang resmi, melainkan secara informal, duduk bersila bersama di jalan depan gedung KONI Banyumas hingga suasana penuh keakraban dan keterbukaan pun tercipta.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua ASKAB terpilih secara aklamasi, Sutrisno, menyampaikan, pihaknya sangat terbuka dan siap berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan sepak bola Banyumas, termasuk menghidupkan kembali kejayaan Persibas.
“Sepakbola adalah milik bersama. Kami terbuka untuk berdiskusi dan menerima masukan demi kemajuan Persibas dan pembinaan sepak bola Banyumas secara umum,”jelasnya.
Kongres ini menjadi langkah awal babak baru kepemimpinan Askab PSSI Banyumas, dengan harapan membawa angin segar bagi pengembangan olahraga sepak bola di wilayah ini.
“Mari kita sama-sama memajukan persepakbolaan di Banyumas, agar Persibas mampu menembus ajang di level liga 1 atau 2.
Namun, tanpa dukungan kalian dan masyarakat serta sponsor, tentunya Persibas tak bisa berbuat banyak, ungkapnya.
Karenanya, semua warga masyarakat Banyumas harus bersinergi untuk menguatkan Persibas agar lebih baik lagi,”pinta Sutrisno di depan pendukung Persibas. (Ryon)









