Beranda Berita Utama Transformasi Digital Bukan Lagi Pilihan, Namun Menjadi Kebutuhan dalam Tata Kelola Pemerintahan...

Transformasi Digital Bukan Lagi Pilihan, Namun Menjadi Kebutuhan dalam Tata Kelola Pemerintahan Modern, Ini Kata Bupati

266
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri acara High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam rangka Penyerahan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan Gerakan Aksi Sinergis Stakeholder (GASS) QRIS pada SPT PBB P2 Kabupaten Kendal, di Ruang Abdi Praja, Kamis(18/ 06/ 2026).

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa, transformasi digital bukan lagi pilihan, namun menjadi kebutuhan dalam tata kelola pemerintahan modern.

“Melalui forum High Level Meeting (HLM) TP2DD ini, kita berkumpul dengan satu komitmen besar, yaitu melakukan percepatan implementasi Kartu Kode Pembayaran Daerah( KKPD) di seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal,”kata bupati.

Menurut bupati, terhadap tren penurunan dana transfer dari Pemerintah, Pemerintah Kabupaten Kendal dituntut untuk lebih mandiri, efektif, dan efisien dalam mengelola APBD.

Implementasi KKPD diharapkan dapat meminimalkan risiko administratif dan mengoptimalkan penyerapan belanja daerah secara tepat waktu dan tepat sasaran.

“Penyelenggaraan KKPD untuk Pelaksanaan APBD membutuhkan cukup waktu bagi kita untuk memastikan kesiapan ekosistem pendukung. Mulai dari kesiapan sistem perbankan di Bank Jateng, komitmen para kepala OPD, hingga pemahaman para bendahara pengeluaran selaku eksekutor di lapangan. Akhirnya, hari ini resmi kita implementasikan serta dengan sinergi yang kuat semoga berjalan efektif sesuai harapan kita bersama,”ungkap bupati.

Bupati menekankan beberapa poin penting, untuk segera beralih dan aktif memanfaatkan skema pembayaran nontunai KKPD ini dalam setiap transaksi belanja barang dan jasa yang dimungkinkan sesuai regulasi.

Selain itu, bupati meminta meningkatkan koordinasi dengan Bank Indonesia dan Bank Jateng untuk mencari solusi jika terjadi kendala teknis dalam implementasi atau menyampaikan saran dalam meningkatkan efektivitas.

“Jadikan momentum ini untuk menyempurnakan peta jalan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Kendal yang komprehensif, guna mendongkrak pencapaian kita pada penilaian Championship TP2DD,”jelas bupati.

Bupati berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial saja, tetapi benar-benar menghasilkan rumusan konkret, solusi atas hambatan teknis, serta timeline kerja yang jelas bagi implementasi KKPD di Kabupaten Kendal yang efektif.

“Saya menyambut baik dan mendukung pula Gerakan Aksi Sinergis Stakeholder (GASS) PBB-P2 oleh Bapenda Kendal. GASS PBB-P2 merupakan strategi optimalisasi PBB-P2 melalui kolaborasi sinergis antar stakeholder dalam peningkatan kepatuhan wajib pajak, pengawasan serta pemberian kemudahan pelayanan dan pembayaran PBB-P2,”terang bupati.

Dikatakan, salah satu wujud kegiatannya adalah penambahan alternatif cara pembayaran PBB-P2 di Kabupaten Kendal dengan menggunakan QRIS Dinamis. InsyaAllah pada Tahun 2027 SPPT PBB-P2 akan tercantum QR Code dan dapat dilakukan pembayaran menggunakan QRIS.

Penambahan metode pembayaran secara digital ini, diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan PBB-P2 sekaligus meningkatkan realisasinya di Kabupaten Kendal.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini