KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Kondisi tanggul kali bodri sebelah utara masjid Manarul Husna Desa Kebonharjo Patebon, beberapa waktu lalu dilaporkan warga dalam kondisi kritis.
Menanggapi kondisi tersebut Dinas PUPR Kabupaten Kendal melakukan upaya tanggal darurat berupa pemasangan trucuk bambu dan sekarang baru satu minggu.
Koordinator Petak Bodri Arif fajar Hidayat, yang ditemui sejumlah wartawan membenarkan hal tersebut bahwa pemasangan trucuk bambu sepanjang 50 meter dan sekarang sudah satu pekan.
Namun menurut Arif, pemasangan trucuk tersebut menemui kendala. Beberapa longsoran batu dari sender sebelumnya, mengakibatkan bambu tidak bisa dipasang secara maksimal.
“Info dari pekerjanya kadang di bawah kepentok batu batu,” kata Arif.
Meskipun pemasangan trucuk belum selesai, pada hari Kamis (6/11/ 2025) sore ketinggian juwero sempat di angka 150 sentimeter. Hal ini menimbulkan kecemasan warga karena melihat debit air yang besar.
Tetapi setelah Jumat pagi tadi diadakan pemantauan langsung oleh warga, trucuk yang terpasang masih kokoh berdiri.
“Alhamdulillah trucuknya masih kokoh. Memang ada beberapa hal yang perlu perbaikan sedikit sedikit. Dan itu bisa disampaikan kepada petugas lapangan,”ujar Arif.
Selain mengadvokasi perbaikan tanggul, nanti juga akan diadakan kegiatan semacam pelatihan tanggap bencana. Hari hari ini warga masih trauma. Maka perlu ada pelatihan tanggap bencana. Kegiatan ini bertajuk “Kebonharjo Siaga”.
Tujuannya agar masyarakat lebih siap baik secara mental dan ketrampilan/teknis dalam menghadapi bencana. Karena memang potensi resiko bencana banjir di Desa Kebonharjo relatif tinggi melihat kejadian kemarin.
“Kendala kami di penganggaran.BPBD Kendal siap mensupport konsumsi dan fasilitator selama dua hari. Tapi untuk yang lainnya belum ada gambaran,”pungkasnya.(Likwi)









