Beranda Berita Usai Giat Bersatu Siaga, Bupati Cek Jembatan Lingen di Desa Kartika Jaya

Usai Giat Bersatu Siaga, Bupati Cek Jembatan Lingen di Desa Kartika Jaya

341
0

KENDAL, TERAS MEDIAGO.ID-Enam bulan lebih atau tepatnya tanggal 25 April 2025 lalu hingga sekarang, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari setiap hari Jumat pagi, melakukan kegiatan Bersatu Siaga( Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga) dengan cara berpindah- pindah dari desa satu ke desa lainnya.

Kali ini, Jumat 24 Oktober 2025, Bersatu Siaga dilakukan di Balai Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon, yang sebelumnya didahului dengan penanaman bibit pohon mangga di ruang terbuka hijau(RTH) desa setempat.

Di hadapan puluhan warga yang hadir, bupati menyampaikan, bahwa kegiatan Bersatu Siaga ini merupakan program dari Pemerintah Kabupaten Kendal yang intinya menekankan pentingnya arti kebersihan lingkungan serta untuk menampung aspirasi atau berbagai keluhan, persoalan yang dialami  warga.

Bupati juga mengungkapkan bahwa, sebagian besar masyarakat Kartika Jaya meminta untuk penanganan rob. Selain itu juga, banyak yang menyampaikan untuk pembangunan tanggul sungai Lingen.

“Walaupun jembatan itu kewenangannya ikut Provinsi, tetapi kalau kondisinya sudah kritis, kami ikut bertanggung jawab untuk melakukan perawatan. Kami tidak membangun, karena kalau membangun termasuk belanja modal, sehingga nanti bisa menyalahi aturan,”ungkap bupati.

Jadi menurut bupati, yang bisa ia lakukan yakni perawatan-perawatan yang bisa menggunakan APBD kabupaten.

Meski demikain, pihaknya juga akan melakukan pengecekan di lapangan terlebih dahulu, mana yang perlu diprioritaskan karena banyak sekali yang mengajukan bantuan.

Sementara, ketersediaan anggaran tidak mungkin mencakup keseluruhan.

“Nanti pengecekan dari OPD terkait, mana yang lebih diprioritaskan atau bahkan yang sudah termasuk kategori kritis. Itu nanti akan kami tindaklanjuti menggunakan anggaran yang tidak harus perlu perencanaan,”ungkap bupati.

Terkait dengan alih fungsi lahan yang termasuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), bupati mengatakan memang tidak diperbolehkan.

Telebih, alih fungsi lahan itu ada undang-undang yang mengatur, sehingga apabila kemudian ada yang melakukan penyelewengan, nanti akan terkena pidana.

Sementara itu, Kepala Desa Kartika Jaya, Budi Hartono mengatakan, agenda kunjungan Bupati Kendal yang pertama adalah bersih- bersih desa, yang kedua bantuan bibit pohon mangga sebanyak 30 buah.

Yang ketiga bupati memberikan bantuan kursi roda untuk Kusnandar (53) yang sudah puluhan tahun mengalami lumpuh, yang dilanjutkan dengan pengecekan jembatan penghubung antara RW 1 ke RW 2 yang berada di jalan Desa Wonosari- Desa Kartika Jaya.

“Semoga jembatan ini, bisa bermanfaat bagi warga sekitar atau pun bagi pengguna jalan dari luar desa. Yang paling utama adalah akses untuk kehidupan masyarakat Desa Kartika Jaya,”kata Budi Hartono.

Budi Hartono juga menyampaikan, jembatan yang dibangun dengan anggaran Rp 1 miliar ini, lebarnya 5 meter dengan panjang sekitar 17 meter. (SPW)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini