Beranda Berita Utama Bawaslu Sukoharjo Bersama Kwarcab Pramuka Bentuk Saka Adhyasta Kepemiluan

Bawaslu Sukoharjo Bersama Kwarcab Pramuka Bentuk Saka Adhyasta Kepemiluan

90
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bekerja sama dengan Kwartir Cabang Pramuka Sukoharjo untuk membentuk Saka Adhyasta. Komitmen tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

Tanda tangan yang didahului dengan diskusi ringan tersebut, berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati Sukoharjo, Sapto Eko Purnomo, Selasa (2/12/2025).

Ketua Kwartir Cabang Pramuka, Sapto Eko Purnomo yang sekaligus menjabat Wakil Bupati Sukoharjo menyambut baik adanya kerja sama ini. MoU ini untuk pembentukan Saka Adhyasta Pemilu periode 2025-2028.

Wabup menguraikan, baru tahun ini setelah beberapa dekade, Pemkab Sukoharjo pada khususnya, tidak menjalani adanya Pemilu setiap tahun, karena sudah berjalan serentak.

Maka dari itu, kesempatan ini bisa dioptimalkan secara maksimal oleh Bawaslu untuk melakukan pendidikan tentang kepemiluan pada pemilih pemula setingkat SMA-SMK yang masuk dalam kegiatan kepanduan.

Selain itu, juga menjadi kesempatan Bawaslu untuk menjaring generasi Gen-Z, terlibat dalam pengawasan partisipatif.

“Dengan pendidikan politik yang baik, harapan kami, akan lahir pemilih yang berkualitas dan bermartabat. Karena apa? Karena kualitas pemimpin ditentukan oleh kualitas pemilih,” kata Sapto.

Dengan pemilih berkualitas yang bisa menghasilkan pemimpin yang baik, harapannya semoga pemerintahannya berjalan sebagaimana mestinya, pembangunan berjalan lancar.

Ketua Bawaslu Sukoharjo, Rochmad Basuki menjelaskan, bahwa MoU ini sebagai tindaklanjut pihaknya yang sudah berkirim surat ke Kwarcab Pramuka Sukoharjo untuk membentuk Saka Adhyasta.

“Saka Adhyasta Pemilu ini adalah sebuah satuan karya yang akan fokus pada pendidikan pemilih dan pengawasan partisipatif. Apalagi Kwarcab Pramuka Sukoharjo ini sangat luas jangkauannya, dari usia PAUD sampai Perguruan Tinggi. Namun karena ini berkaitan dengan pemilih pemula generasi Z, kami fokus pada siswa setingkat SMA-SMK,” ungkap Rochmad.

Meski tak ada Pemilu, tugas Bawaslu tetap berjalan. Tugas tersebut antara lain pemetaan kerawanan Pemilu, sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang demokrasi dan Pemilu, melakukan evaluasi, dan lain-lain. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini