Beranda Berita Utama Bupati Prioritaskan Permasalahan Sampah di Kendal, Meski Tak Lama Pabrik Pengolahan Sampah...

Bupati Prioritaskan Permasalahan Sampah di Kendal, Meski Tak Lama Pabrik Pengolahan Sampah Akan di Bangun di Semarang

101
0
Suasana halal bihalal di Rumah Dinas Bupati.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meminta antara Pemerintahan Desa dan Pemerintah Kabupaten Kendal terus saling menguatkan dan bersinergi dengan harapan bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat.

Selain itu, bupati juga berharap kepada kepala desa untuk bisa mengembangkan potensi- potensi yang ada di desa masing – masing, terlebih Dana Desa( DD) untuk tahun 2025 ini telah berkurang dari yang semula 100 persen, sekarang hanya maksimal diterima 35 persen.

“Selain itu, kepala desa juga harus tetap meningkatkan kinerja masing- masing terutama mengatasi permasalah sampah,”kata bupati, di acara Halal Bihalal Paguyuban Kepala Desa Bahurekso Kendal, di Rumah Dinas Bupati, Jl. Tentara Pelajar Kelurahan Tunggulrejo.

Menurut bupati, masalah sampah saat ini menjadi prioritas Pemkab Kendal untuk mengatasinya, karena pada tahun 2029 nanti, Pemkab Kendal tidak boleh mengolah sampah dengan cara open dumping.


“Alhamdulillah, nanti ada jalan keluar. Pemerintah pusat akan membangun pabrik pengolahan sampah di Semarang, dan sampah- sampah itu akan dijadikan energi listrik,”ungkap bupati.

Bupati menyampaikan bahwa pihak pengolah sampah adalah PT Danantara. Dan pemerintah Kabupaten Kendal sudah melakukan MoU. Hanya saja, lanjut bupati, Pemerintah Kabupaten Kendal hanya mengirim sampahnya saja yang telah ditentukan, dan mengirimnya setiap hari seberat 100 ton.

“Mudah- mudah jika ini terealisasi, bisa mengurangi sampah yang ada di Kabupaten Kendal. Namun prosesnya masih ada tiga tahun lagi, sehingga tentunya, harus menjadi perhatian khusus kita bersama,”terang bupati.

Bupati berharap, di masing- masing desa yang selama ini sudah mengolah sampahnya, untuk terus bersemangat agar permasalahan sampah ini bisa teratasi.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Bahurekso Kendal, Suyoto mengatakan, Halal Bihalal ini dilakukan untuk menjalin tali silaturahmi sesama Kepala Desa, Camat, Bupati dan Wakil Bupati serta OPD.

Terkait Halal Bihalal dilakukan di Rumah Dinas Bupati, Suyoto menyampaikan bahwa, Rumah Dinas Bupati posisinya di tengah – tengah antara Kaliwungu, Weleri dan wilayah atas pun juga demikian, sehingga para kepala desa diharapkan banyak yang datang.

“Selain itu, biaya Halal Bihalal yang nanggung juga bupati, sehingga kami bisa evisiensi anggaran, terlebih kas paguyuban juga saat ini sedang minim,” kata Suyoto.

Disinggung Dana Desa yang saat ini hanya 35 persen, sementara kegiatan juga harus jalan terus, Suyoto mengaku optimis kegiatan tetap jalan terus, terutama terkait dengan permasalahan sampah.

“Meski saya tidak disuruh, kami di Desa tetap melakukan penanganan sampah. Program Kabupaten tetap kami dukung, program pusat juga tetap kami jalankan,” jelas Suyoto.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini