KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari meresmikan Tugu Tani Reborn Desa Sendangdawung dan Pembagian Bantuan Ketahanan Pangan kepada ratusan warga desa setempat, Rabu(08/04/2026) siang.
Peresmian Tugu Tani Reborn ini, ditandai dengan penandatanganan antara Bupati Kendal dan Kepala Desa Sendangdawung yang disaksikan oleh unsur Forkopimcam dan ratusan tamu undangan lain.
Dalam sambutannya, bupati berharap kepada seluruh masyarakat Desa Sendangdawung, Tugu Tani Reborn ini tidak hanya sebagai bangunan fisik saja akan tetapi menjadi simbol penghargaan kepada para petani.
Terlebih, Desa Sendangdawung ini 85 persen mata pencahariannya sebagai petani dan termasuk penyangga pangan di Kabupaten Kendal, karena untuk produktivitasnya di atas rata-rata kabupaten maupun nasional.
“Dan tentunya, juga sebagai simbol identitas Desa Sendangdawung. Kami juga berharap, Tugu Tani Reborn ini sebagai penyemangat masyarakat untuk terus bergotong-royong bersama-sama membangun Desa Sendangdawung,”kata bupati.
Selain itu, lanjut bupati, tak jauh dari Tugu Tani Reborn ini, juga ada Pasar Kaget Tugu Tani yang setiap hari Minggu digelar. Maka pihaknya meminta, ke depan bukan hanya untuk perekonomian saja, tetapi juga ditingkatkan menjadi bidang pariwisata, yang tentu bisa menjadi salah satu daya tarik Desa Sendangdawung.
Sementara, terkait bantuan ketahanan pangan yang diberikan kepada masyarakat Sendangdawung, bupati menyebut ada sebanyak 597 orang sebagai penerima dan alokasinya untuk bulan Februari dan bulan Maret 2026.
“Mereka perbulanya mendapatkan masing-masing 10 kilogram beras, sehingga untuk dua bulan mendapatkan beras 20 kilo gram. Sedangkan untuk minyak goreng, perbulannya mendapat dua liter. Karena dua bulan, mereka mendapatkan empat liter,”ungkap bupati.
Bupati berharap, mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat ekonomi menengah ke bawah untuk pemenuhan kebutuhan hidup sehari- hari.
Kepala Desa Sendangdawung, Marbono mengatakan, bahwa, Tugu Tani Reborn ini mempunyai filosofi sebagai penyemangat masyarakat, tidak hanya untuk petani saja, tetapi untuk para pelaku ekonomi yang ada di Desa Sendangdawung.
“Harapan saya kepada masyarakat, dengan adanya Tugu Tani Reborn ini, untuk menumbuhkan semangat masyarakat dalam berusaha baik di bidang pertanian, bidang perdagangan, bidang perikanan dan apapun. Sehingga harapannya masyarakat desa Sengdangdawung ini secara ekonomi akan meningkat,”ungkap Marbono.
Marbono juga menyampaikan, bahwa Desa Sendangdawung ini, merupakan Desa Penyangga Pangan untuk Kabupaten Kendal sejak tahun 90-an.
Hal ini dibuktikan dengan banyaknya tempat penggilingan padi yang ada di Desa Sendangdawung.
“Di Desa Sendangdawung, ada tujuh tempat penggilingan padi. Bahkan, di tiap dukuh juga ada tempat penggilingan padi. Untuk Desa Sendangdawung sendiri, ada sekitar 150 hektar lahan sawah,”kata Marbono.
Selain itu, petani Sendangdawung yang menanam padi di luar Desa Sendangdawung seperti di Desa Sendang Sekucing Kecamatan Rowosari ada 30 hektar, sehingga cukup luas.
“Alhamdulillah, tahun 2026 ini panennya bagus, meskipun beberapa pekan kemarin, wilayah Sendangdawung diterpa angin puting beliung. Tapi ternyata, padinya tidak roboh dan ini juga berkat bantuan dari PPL Pertanian Kabupaten Kendal,”ujarnya.(SPW)









