KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis 3 September 2026.

Hadir pada acara ini, Wakil Bupati Kendal, H. Benny Karnadi, Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari, para Asisten Sekda Kendal, para Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal,
Panitia Seleksi Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kabupaten Kendal, Tim Penilai Kinerja Kabupaten Kendal, para Pimpinan BUMN dan BUMD, para saksi dan Rohaniawan.

Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa, momentum pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan merupakan sebuah agenda penting dalam keberlanjutan perjalanan pembangunan daerah dan roda pemerintahan.
Menurut bupati, pada hari ini sebanyak 22 Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang secara resmi mengemban tugas dan amanah baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
“Saya selaku Bupati Kendal, maupun secara pribadi, mengucapkan,
selamat kepada Bapak- Ibu semua yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, sebagai Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal.
Semoga kepercayaan yang diberikan ini dapat dijawab dengan kinerja yang maksimal, integritas, loyalitas, disiplin, profesionalitas, dan dedikasi yang tinggi,” ungkap bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Kendal yang telah memfasilitasi jalannya rangkaian tahapan proses evaluasi dan uji kompetensi JPT Pratama.
Dikatakan bahwa, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika kehidupan dan kebutuhan organisasi dalam rangka pengembangan kompetensi dan karier pegawai.
Hal ini tidak hanya dimaksudkan untuk mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi, sehingga dapat memperlancar pelaksanaan tugas serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Proses ini tentunya telah mempertimbangkan berbagai aspek, antara lain kompetensi, kinerja, pengabdian, serta komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara.
“Oleh karena itu, saya berharap kepada seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik agar memiliki motivasi yang tinggi dan totalitas dalam melakukan kreativitas dan inovasi, sehingga semakin baik dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pemda secara efektif,” harap bupati.
Ada beberapa hal yang perlu saya tekankan dan menjadi perhatian bersama, pertama, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru saja dilantik, agar segera melakukan konsolidasi terhadap pelaksanaan tugas dan pekerjaan di masing-masing Perangkat Daerah.
Kedua, bangun soliditas internal, perkuat koordinasi, dan ciptakan kerja sama tim yang baik, baik di dalam Perangkat Daerah maupun dengan perangkat daerah dan instansi lainnya.
Ketiga, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama harus mampu menjadi motor penggerak untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di masing-masing kantornya.
Keempat, jabatan adalah kepercayaan atau amanah, baik itu dari pimpinan maupun dari masyarakat. Karena itu, luruskanlah niat pengabdian Bapak- Ibu sebagai bentuk ibadah kepada Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Dimanapun tugas Bapak- Ibu saat ini, disitulah kemanfaatan dapat ditebarkan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.
Mari kita pastikan keberlanjutan program kerja Pemda, tepat sasaran, tepat administrasi dan memberi nilai tambah atau kemanfaatan besar bagi masyarakat,” terang bupati.
Bupati mengajak untuk menjaga integritas, hindari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta jadilah pemimpin yang dapat menjadi figur dan teladan, baik bagi jajaran maupun bagi masyarakat.
“Saya percaya dan berharap pertolongan kepada Allah Subhanahu Wata’alla, bahwa inilah kebijakan terbaik bagi kita semua. Dengan doa dan ikhtiar bersama, insyaAllah kita bisa menjadi tim yang semakin solid dan mampu meraih visi yang dicita-citakan bersama,” pungkasnya.(SPW)









