KENDAL, TERASMEDIAGO.ID-Pada tahun 2025 ini menjadi tahun yang penting, karena Kabupaten Kendal untuk pertama kalinya menyelenggarakan Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik(KIPP) tingkat kabupaten yang secara resmi dan juga terstruktur sebagai wujud komitmen bersama di dalam melahirkan layanan pemerintahan yang lebih cepat, mudah, modern dan juga berpihak kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari di acara Penyerahan Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2025, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Jumat(12/12/2025).
Bupati juga menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Kendal bersama BUMD akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Selain itu, permasalahan yang disampaikan masyarakat tentunya harus dijawab dan ditindaklanjuti melalui langkah yang gratis, solutif dan konkrit.
“Hal ini dilakukan agar semuanya bisa memberikan dampak yang positif bagi publik dan prinsip pelayanan yang mudah, murah serta tepat ini, harus dijadikan budaya kita bersama,”kata bupati.
Dalam konteks untuk perbaikan pelayanan publik yang berkelanjutan memberi layanan, tentunya tidak boleh berhenti menciptakan gagasan. Kemudian terobosan inovasi-inovasi yang solutif guna menciptakan pelayanan yang semakin efisien dan juga berkualitas serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Oleh karena itu, kita semuanya harus menyadari bahwa pentingnya dibangun ekosistem inovasi yang sehat di Kabupaten Kendal ini,”jelas bupati.
Dan ekosistem inovasi yang sehat tersebut, akan tercipta apabila lingkungan mendukung, dan lingkungan yang mendukung ini, akan mendorong munculnya ide-ide kreatif serta inovatif di kalangan ASN maupun juga BUMD.
“Kita juga harus memanfaatkan teknologi di tengah kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Tentunya, kita harus memanfaatkan dengan mengadopsi teknologi digital untuk menciptakan layanan yang lebih mudah dan bisa diakses dengan lebih efisien. Selain itu, juga harus adanya kemitraan yang strategis, dengan membangun kemitraan dengan pihak swasta,”ungkap bupati.
Apalagi, di tengah kondisi keterbatasan anggaran untuk saat ini, tentu semuanya dituntut untuk kreatif dan melakukan inovasi, kerja sama, melakukan kemitraan dengan pihak manapun, baik itu dengan pihak swasta kemudian juga akademisi, tentunya guna mengembangkan solusi inovatif bersama.
Hal tersebut akan tercipta, jika ada penyelenggaraan kompetensi seperti yang dilaksanakan pada hari ini. Ini tentunya akan mendorong untuk budaya inovasi bagi OPD.
“Dari Puskesmas yang mendapatkan penghargaan, saya mengucapkan selamat dan bagi yang masih belum berhasil, ini memberikan motivasi untuk terus melakukan perbaikan- perbaikan di masa yang akan datang,”terang bupati.
Dikatakan, pada tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kendal telah menorehkan sejumlah prestasi di tingkat nasional maupun regional, yakni berhasil lolos sebagai finalis nasional dan 2 inovasi sebagai finalis di tingkat Jawa Tengah yang saat ini masih dalam tahap penilaian akhir.
“Dan kehadiran inovasi di tingkat kabupaten yang kita beri nama Putik Idea, yaitu kumpulan dan integrasi inovasi pelayanan publik inovasi daerah, kita harapkan akan dapat terus memperkuat capaian tersebut di masa-masa yang akan datang,”ucap bupati.
Secara filosofi, lanjut bupati, Putik Idea ini mengajarkan tentang potensi kehidupan baru, kemudian juga keberlangsungan hidup dan juga keseimbangan, kesuburan, keindahan dan kolaborasi.
Hal ini tentunya diharapkan akan terus meningkatkan pelayanan publik, sehingga kepuasan dari masyarakat akan ada kenaikan terus menerus.
“Putik Idea di Kendal ini, kita harapkan akan menjadi wadah untuk bertumbuh kembangnya potensi dan juga ide-ide baru yang berkualitas bagi berlangsungnya penyelenggaraan pelayanan publik yang ada di Kabupaten Kendal,”terang bupati.
Dengan adanya kompetensi di tingkat lokal ini yang semakin baik, tentu semuanya berharap ekosistem inovasi daerah khususnya inovasi pelayanan publik ini akan dapat tumbuh dengan baik.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan melalui surat edaran Bupati Kendal nomor 1920 tahun 2025, mewajibkan seluruh jenis penyelenggara pelayanan untuk turut serta mengirimkan minimal satu inovasi unggulannya dalam KIPP Kabupaten Kendal,”pinta bupati.
Semoga dengan adanya keikutsertaan tersebut, cita-cita “One Agensi One Innovation” akan bisa bersama-sama bergerak maju, menuju lingkungan pelayanan publik yang penuh dengan inovasi.(SPW)









