Beranda Berita Utama Di Acara Bersatu Siaga, Bupati Tika Ajak Warga Dawungsari Perkuat Gotong Royong

Di Acara Bersatu Siaga, Bupati Tika Ajak Warga Dawungsari Perkuat Gotong Royong

71
0

KENDAL,TERASMEDIAGO.ID – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menghadiri kegiatan Bersatu Siaga (Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga) dengan tema “UMKM Berdaya, Desa Berdikari” di Desa Dawungsari, Kecamatan Pegandon, Jumat(11/09/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bupati untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, serta mendorong penguatan potensi ekonomi dan lingkungan desa.

Bupati menyampaikan bahwa tema “UMKM Berdaya, Desa Berdikari” memiliki makna penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Penguatan UMKM dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengoptimalkan potensi lokal.

“UMKM Berdaya, Desa Berdikari memiliki makna bahwa penguatan UMKM menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Melalui kegiatan Bersatu Siaga, saya dapat hadir secara langsung untuk mendengarkan aspirasi, mengidentifikasi permasalahan, serta mendorong pengembangan potensi UMKM yang ada di desa,” ungkap Bupati.

Menurut bupati, UMKM yang terus berkembang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan perekonomian desa.

Dengan demikian, desa dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Bupati juga mengapresiasi semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat Desa Dawungsari yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kehadiran Bapak-Ibu sekalian membuktikan bahwa Desa Dawungsari memiliki energi kebersamaan dan gotong royong yang luar biasa,” ujarnya.

Selain penguatan ekonomi desa, bupati menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan.

Dikatakan, persoalan sampah menjadi salah satu tantangan besar yang sedang dihadapi Kabupaten Kendal sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Sekarang ini, Kendal sedang berjuang menghadapi tantangan besar yaitu sampah. Tapi saya yakin, warga Dawungsari bisa jadi contoh bagaimana masalah ini bisa diselesaikan bersama. Mulai dari rumah masing-masing, dari kebiasaan sederhana—memilah sampah, mengurangi plastik, sampai ikut kerja bakti bersama,” papar bupati.

Bupati berharap masyarakat senantiasa menjaga kebersihan lingkungan, memilah dan mengelola sampah, serta melakukan penghijauan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus berinovasi dalam mengembangkan potensi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), Koperasi Desa Merah Putih, kelompok tani, UMKM, dan berbagai kelembagaan ekonomi desa sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, Camat Pegandon, Junaedi, menyampaikan sejumlah permasalahan yang telah diterima dari masyarakat Desa Dawungsari.

Salah satunya berkaitan dengan persoalan banjir yang terjadi ketika musim hujan.

Masyarakat mengusulkan pengerukan tanah di bawah jalan tol karena kondisi tersebut dinilai menyebabkan air sungai meluap saat musim hujan.

Selain itu, banjir juga berdampak pada lahan pertanian yang tidak dapat digunakan.

Menanggapi aspirasi tersebut, bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal akan menindaklanjuti melalui pengecekan langsung di lokasi.

Terkait masalah banjir, bupati akan memerintahkan Dinas PUPR melakukan pengecekan di lokasi untuk melihat tingkat urgensi.

Bila diperlukan, nantinya dari dinas akan mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan.

Selain persoalan banjir, masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait penerangan lampu di sepanjang jalan utama Desa Puguh sampai Desa Dawungsari.

Bupati menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dinas Perhubungan, penerangan jalan pada ruas Puguh- Dawungsari belum dianggarkan pada tahun 2026 ini, namun, usulan tersebut telah diterima dan akan diajukan pada tahun berikutnya.

“Untuk saat ini, penerangan jalan terlebih dahulu akan dilakukan di sepanjang jalan Caruban, Jenarsari,” ujarnya.

Melalui kegiatan Bersatu Siaga, Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan desa, sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal menuju desa yang mandiri dan berkelanjutan.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini