Beranda Berita Di Acara Expo dan Bazar UMKM, Bupati Minta Mahasiswa UPGRIS Jadi Agen...

Di Acara Expo dan Bazar UMKM, Bupati Minta Mahasiswa UPGRIS Jadi Agen Perubahan di Tengah Masyarakat

119
0
Bupati dengan didampingi Ketua Karang Taruna Kendal foto bersama.(Foto:TM/ SPW)

KENDAL, TERAS MEDIAGO.ID– Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari membuka Expo dan Bazar UMKM KKN Tematik yang diikuti oleh 14 UMKM dari empat kelurahan di Kecamatan Kendal, yang digelar di Stadion Utama Kebondalem, Minggu (12/10/ 2025).

Dalam sambutannya, bupati meminta kepada mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Selain itu, selama KKN mahasiswa tidak sekadar menerapkan semua teori yang telah diperoleh selama kuliah, akan tetapi juga menginisiasi dan membangkitkan UMKM yang ada di lokasi KKN.

“Expo dan bazar ini menjadi bukti bahwa para mahasiswa KKN telah turut serta memberikan dukungan kepada masyarakat, sehingga banyak kreasi baru di bidang seni dan UMKM yang bisa ditampilkan di ajang ini,” ungkap bupati.

Dikatakan, bahwa hal itu juga selaras dengan program pembangunan yang tengah dijalankan Pemkab Kendal yakni, pembangunan bukan hanya soal infrastruktur tapi juga pembangunan karakter manusia, sehingga tumbuh menjadi manusia yang tangguh dalam menghadapi setiap tantangan zaman.

“Dengan berperan aktif di tengah masyarakat, maka para mahasiswa KKN telah turut serta menjadi agen perubahan sehingga mereka tumbuh menjadi masyarakat yang berkarakter kuat, mandiri, dan tangguh,” ujar bupati.

Bupati juga berpesan agar para mahasiswa menjauhi segala hal yang berbau narkoba karena hanya akan merusak generasi bangsa.

“Tolong hindari narkoba. Karena di pundak kalianlah masa depan bangsa Indonesia ini berada,” pintanya.

Rektor UPGRIS Dr Sri Suciati MHum dalam sambutannya menyampaikan, expo dan bazar yang digelar mahasiswa KKN di empat kelurahan di Kecamatan Kendal ini bertujuan untuk memotivasi dan menyemangati masyarakat agar tak segan-segan menampilkan segala kreasi di bidang seni dan UMKM.

“Semua potensi itu sebenarnya sudah ada di masyarakat, dan mahasiswa memberikan sentuhan kreasi kekinian agar bisa tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Expo dan Bazar Okto Ahadi menyampaikan, hal paling menjadi tantangan adalah soal literasi bagi masyarakat.

Selama menjalani KKN, dia mendapati bahwa literasi terkait dengan berbagai kemajuan teknologi informasi, khususnya soal koding, masih sangat butuh perhatian.

“Jangan sampai kita ketinggalan oleh kemajuan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat ini. Kami juga telah mencoba mendorong hal itu dengan memberikan dasar-dasar koding agar literasi di bidang tersebut bisa tumbuh lebih cepat,” katanya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini