Beranda Berita Utama Ini Pesan Bupati Tika di Acara Seremonial Penanaman Perdana Rehabilitasi Daerah Aliran...

Ini Pesan Bupati Tika di Acara Seremonial Penanaman Perdana Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai Bodri Kendal

65
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari melakukan Seremonial Penanaman Perdana Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri Kendal di Kawasan Hutan, Desa Wonosari, Pegandon, Senin(07/09/20/2026).

Hadir pada acara ini, Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH), Kementerian Kehutanan RI, Dyah Murtiningsih, beserta jajaran, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, Heru Djatmika, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Jratun, Arief Setiyo Utomo, Kepala Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, Wahyudi Ardhyanto, Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah XI Yogyakarta, Andi Setiawan, dan Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, Muhadi.

Hadir juga, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Wiwit Andariyono, General Manager PT. PLN (Persero), Amiruddin beserta jajaran, para Camat, para Kepala Desa, Ketua BPD Desa Wonosari, dan pengurus, para Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), para Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Anggota Lembaga Desa, para Komunitas dan Penggiat Lingkungan Hidup, Relawan, serta masyarakat Desa Wonosari.


Dalam sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT. PLN, tamu undangan dan masyarakat atas kepeduliannya untuk bergotong royong menjaga kelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan penanaman pohon pada hari ini.

Bupati menyampaikan, seremonial penanaman pohon melalui Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 652 hektare ini, tersebar di Blok Desa Wonosari, Desa Singorojo, dan Desa Sukodadi.

“Semoga seluruh pohon yang Kita tanam nanti dapat tumbuh dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi amal jariyah bagi kita semua,”harap bupati.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen dan bukti nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan hidup.

Menanam pohon bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi untuk masa depan dan warisan berharga bagi generasi yang akan datang.

“Di tengah tantangan perubahan iklim global saat ini, gerakan ini menjadi salah satu ikhtiar nyata kita untuk menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi, banjir dan banjir bandang, menjaga ketersediaan air tanah, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan lestari,”ungkap bupati.

Menurut bupati, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bodri memiliki peran yang sangat strategis bagi ekosistem, terutama dalam mengendalikan erosi, mencegah banjir, serta menjaga ketersediaan sumber daya air bagi masyarakat sekitarnya.

Oleh karena itu, penurunan kualitas vegetasi di kawasan ini harus direspons dengan cepat melalui tindakan konservasi yang nyata.

“Kami juga perlu menitipkan pesan dan mengimbau kepada masyarakat agar penanaman pohon di sekitar jalur jaringan transmisi listrik tetap memperhatikan jarak aman bebas (Right of Way). Sekali lagi, apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN, masyarakat serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi erat dalam menyukseskan kegiatan ini,”ungkapnya.

Dikatakan, kolaborasi lintas sektor adalah energi utama untuk merawat bumi. Maka dari itu, bupati meminta momentum ini bisa dijadikan sebagai bukti cinta kepada alam, demi masa depan anak cucu yang lebih hijau dan sehat.

“Semoga ikhtiar kecil yang kita lakukan hari ini menjadi langkah besar dalam menjaga bumi, melestarikan lingkungan, dan mewariskan alam yang lebih baik kepada generasi mendatang, serta menjadi amal kebaikan yang mendapat ridho Allah Subhanahu Wata’ala,”pungkasnya.(SPW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini