Beranda Berita Utama Klaten Stasiun Gemuk, Penumpang Commuter Line Meningkat

Klaten Stasiun Gemuk, Penumpang Commuter Line Meningkat

7
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Stasiun Klaten, Jawa Tengah, menjadi salah satu stasiun gemuk di Area 6 Yogyakarta. Selama liburan ini, tercatat 2500 penumpang naik dari Stasiun ini.

Jumlah ini mengalami kenaikan 19,04 persen jika dibanding hari biasa sebanyak 2.100 orang perhari.

Selain Klaten, stasiun gemuk lainnya yaitu Stasiun Yogyakarta dengan jumlah penumpang total 1.581.177 orang. Dengan perincian 1.047.689 penumpang untuk KRL dan 533.488 untuk Prameks.

Menyusul Stasiun Lempuyangan total 621.049 pengguna, dan Stasiun Palur total 533.488 pengguna.

Demikian dijelaskan Corporate Secratary KAI Commuter, Karina Amanda di Stasiun Klaten, Jumat (3/7/2026).

Untuk Area 6 Yogyakarta, sepanjang semester I tahun 2026, total volume pengguna Commuter Line tercatat sebanyak 5.299.566 pengguna. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 6,82% jika dibanding tahun 2025 yaitu sebanyak 4.961.139 pengguna.

Untuk pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur, Amanda menyebut pada semester pertama tahun 2026 mencapai 4.714.539 pengguna.

“Angka tersebut naik 6,82% jika dibanding tahun 2025, atau sebanyak 4.413.690 pengguna. Di sisi lain, Commuter Line Prameks (Yogyakarta-Kutoarjo) melayani sebanyak 585.027 pengguna atau naik sekitar 6,4%,” jelas Karina.

Sedang jadwal perjalanan Commuter Line di Stasiun Klaten terakhir pukul 21.28 WIB untuk tujuan Stasiun Yogyakarta dan pukul 23.10 WIB untuk tujuan Stasiun Palur.

Memasuki masa libur sekolah yang berlangsung sejak 20 Juni hingga 1 Juli 2026 kemarin, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 360.629 pengguna telah memanfaatkan layanan Commuter Line di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Adapun proyeksi total jumlah pengguna selama keseluruhan masa libur sekolah ini diperkirakan akan menembus angka 542 ribu pengguna.

Untuk mengakomodasi lonjakan tersebut dan memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat, KAI Commuter melakukan langkah antisipatif dengan menambah 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026.

Dengan penambahan ini, total perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur menjadi 31 perjalanan setiap harinya. Sementara itu, untuk jadwal perjalanan Commuter Line Prameks tetap beroperasi normal dengan 10 perjalanan tiap hari.

Selama masa libur sekolah ini, Stasiun Yogyakarta menjadi salah satu titik tersibuk dengan rata-rata volume pengguna yang naik mencapai 9–10 ribu pengguna per hari.
Guna menghindari penumpukan dan kepadatan di Stasiun Tugu Yogyakarta, KAI Commuter mengimbau para pengguna alternatif untuk menuju Stasiun Lempuyangan.

Selama masa libur sekolah, Stasiun Lempuyangan terpantau relatif lebih kondusif dengan rata-rata pengguna sebanyak 4–5 ribu orang per hari, sehingga dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman bagi pengguna Commuter Line yang akan menuju wilayah Klaten, Solo atau Karang Anyar.

Pada kesempatan yang sama, Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyampaikan bahwa untuk menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna selama masa peak season ini, KAI Commuter juga telah melakukan peningkatan fasilitas layanan serta menyiagakan personel tambahan di area Wilayah 6 Yogyakarta.

Selama menggunakan Commuter Line, pengguna diimbau untuk selalu menjaga kenyamanan dan kebersihan bersama dengan tidak duduk di lantai dan membawa barang bawaan yang berbau menyengat, serta mengawasi anak-anak dengan saksama baik di area stasiun maupun di dalam Commuter Line.

“Penambahan perjalanan Commuter Line ini diharapkan menjadi transportasi yang efisien dan terjangkau serta dapat memudahkan masyarakat untuk mobilisasi atau menuju ke destinasi wisata di wilayah Yogyakarta, Solo, hingga Karanganyar,” tandas Leza.

Salah seorang pelanggan KRL asal Sleman, Wawan Suryanto, sudah belasan tahun dirinya menjadi penumpang KRL tujuan Solo atau sebaliknya. Menurutnya, pelayanan KRL sudah bagus dan nyaman.

“Saya secara berkala harus ke Solo. Moda transportasi yang cocok ya KRL menurut saya, karena tempat yang saya tuju dekat Stasiun Balapan,” kata Wawan.

Menurut Wawan, moda transportasi umum yaitu KAI adalah pilihan yang tepat di tengah naiknya harga BBM saat ini. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini