Beranda Berita Utama Komandan Grup 2 Kopassus Buka Solo Series Taekwondo Open Championship di Edutorium...

Komandan Grup 2 Kopassus Buka Solo Series Taekwondo Open Championship di Edutorium UMS

121
0

SUKOHARJO, TERASMEDIAGO.ID – Komandan Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Brigjen TNI Edwin Apria Candra, membuka Solo Series Taekwondo Open Championship 2025 yang berlangsung di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (15/11/2025).

Kejuaraan yang diselenggarakan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) ini, diikuti 550 peserta dari 6 propinsi. Yaitu dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Sumatera Utara dan Sulawesi Tengah.

Kejuaraan terbagi dalam tiga kategori lomba yaitu kadet (usia 12-14 tahun) pra kadet (6 – 10/11 tahun), Junior (15 – 17 tahun), dan paralympic bagi atlet difabel dari NPC. Kejuaraan berlangsung 3 hari Jumat sampai Minggu (14-16/11/2025).

Di hadapan para peserta usia 7 tahun sampai 16 tahun tersebut, Dan-Grup 2 berteriak memberi semangat dan mengucapkan yel-yel.

“Apa ada taekwondo di depan matamu? Apa ada taekwondo di dalam hatimu?” tanya Dan-Grup.

Ratusan atlet ini dengan suara lantang dan kompak menjawab: ada! Sambil kedua tangannya memperagakan gerakan membuka mata dan dada penuh semangat.

Sambutan dari Ketua Umum PBTI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon yang dibacakan oleh Dan-Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, bahwa dalam kejuaraan ini tidak hanya mencari juara, namun juga membentuk karakter, menjunjung tinggi sportifitas, disiplin, dan bermental juara.

“Adik-adik semua para atlet ini harus sportif, menghormati sesama kawan dan menghormati sesama lawan,” kata Dan-Grup.

Kejuaraan ini menjadi sarana pembinaan sekaligus mengasah mental para atlet.

“Kita ingin meningkatkan mutu dan kualitas pertandingan. Semakin banyak kompetisi berkualitas, otomatis akan memunculkan atlet-atlet baru. Taekwondo selama ini juga menjadi penyumbang medali terbanyak di event internasional seperti SEA Games,” ujar Dan-Grup.

Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi PBTI, Pino Indra mengatakan, PBTI menggelar 18 event nasional per tahun. Hal ini sudah sesuai dengan standar negara-negara maju dalam pembinaan taekwondo.

“Kami terbuka bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan taekwondo di Indonesia,” kata Pino.

Untuk Solo Series di Sukoharjo ini sebagai kejuaraan penutup, setelah 2 series diselenggarakan di Bali dan Cilangkap.

Salah seorang peserta, Fatma Aulia Najwa (12 tahun) asal Boyolali, mengaku sudah ke 3 kalinya mengikuti kejuaraan taekwondo.

“Pertama pernah ikut di Magelang dan di Solo 2 kali ini. Menariknya ikut taekwondo ini bisa menambah prestasi saya, bertemu banyak teman baru, melatih mental juga,” kata Fatma, siswi kelas 6 ini.

Ia mengaku sudah ikut olahraga taekwondo sejak kelas 3 SD. Dengan mengikuti kegiatan positip ini, ia mengaku lebih disiplin mengatur waktu, badan lebih bugar sehingga konsentrasi belajar semakin baik. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini