Beranda Berita Utama Ratusan Warga Sumber Turun ke Jalan Tuntut Pengisian Perangkat Desa Secara Terbuka

Ratusan Warga Sumber Turun ke Jalan Tuntut Pengisian Perangkat Desa Secara Terbuka

14
0

REMBANG, TERASMEDIAGO.ID – Ratusan Warga Desa Sumber, melakukan aksi turun ke jalan menuntut pengisian perangkat Desa secara fair dan terbuka.

Dengan mengusung keranda, puluhan baner dan spanduk yang bertuliskan kecamatan kepada Kepaka Desa dan Panitia Seleksi.

Dengan membawa kendaraan dan sound sistem, mereka berorasi di depan kantor Balai Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.

Dalam orasinya, mereka meminta penundaan seleksi perangkat desa, karena proses seleksinya kurang terbuka.

Demo yang berlangsung sekitar dua jam sejak pukul 09.00 WIB itu akhirnya membubarkan diri setelah mendapat penjelasan bahwa aspirasi agar seleksi perangkat desa diulang dan dilakukan secara terbuka, transparan, serta melibatkan tokoh masyarakat , pemuka masyarakat serta sesepuh desa Sumber.

Teguh Gunawarman, plt Kepala Dinas Pemperdayan Masyarakat Desa ( Din permades) Kabupaten Rembang, menegaskan bahwa, pihaknya memutuskan untuk musyawsrah sebagai jalan tengah guna meredam kejolak yang lebih luas.

“Kami mengambil sikap musyawarah,mufakat . Karena kalau tidak ditunda, ini bisa merugikan semua pihak dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal di masyarakat,” terangnya.

Ada Pergeseran perangkat di tengah ribut pengisian Perades Sumber Rembang.

Hasilnya, seluruh tahapan seleksi perades bakal ditata ulang. Mulai dari  panitia, pemetaan (mapping) pendaftar, hingga mekanisme penjaringan ulang dengan melibatkan tokoh masyarakat secara lebih luas.

“Dalam pemerintahan desa, kecurigaan itu wajar. Tapi ketika aspirasi masyarakat mengarah pada penundaan, maka itu harus kita sikapi. Kami tidak memihak, ini demi kepentingan bersama warga Desa Sumber,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Desa Sumber, Mujayin, menyatakan legawa dengan keputusan tersebut.

Ia tidak kecewa meski tahapan seleksi sudah di mulai sejak lama. Ia
memastikan siap mengulang proses seleksi dari awal demi menjaga kondusivitas desa.

“Tidak apa-apa, ini sudah menjadi risiko seorang pimpinan. Kalau memang diminta diulang dari awal penjaringan, akan kita ulang sesuai keinginan warga,” kata Mujayin.

Mujayin juga membuka ruang lebih luas kepada masyarakat dalam pembentukan panitia ke depan.

Ia mengaku akan melibatkan lebih banyak tokoh masyarakat agar proses berjalan lebih transparan dan akuntabel.

Meski sebelumnya pemilihan panitia merupakan hak prerogatif kepala desa, ia menegaskan siap melakukan evaluasi demi meredam polemik yang berkepanjangan.( Insan Bowo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini