Beranda Berita Rombongan DPR RI Komisi V Kunjungan Spesifik ke Desa Ponggok Studi Tiru...

Rombongan DPR RI Komisi V Kunjungan Spesifik ke Desa Ponggok Studi Tiru Pengelolaan Bumdes dan Koperasi Desa

69
0

KLATEN, SAPA Jateng.id – Rombongan Komisi V DPRRI melakukan kunjungan spesifik ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Senin (29/09/2025).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi V Lasarus, disambut Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, Kades Ponggok Djunaedi Mulyono, Pj. Sekda Jaka Purwanto, jajaran Forkopimcam, dan tamu undangan lainnya.

Audensi digelar di lantai 2 Balai Desa Ponggok. Ada juga 13 Pengurus Bumdes kategori maju yang ada di Kabupaten Klaten.

Dalam paparannya, Wakil Ketua Komisi V Roberth Rouw, menyatakan kunjungan Komisi V ke Desa Ponggok ini ingin melihat dari dekat Bumdes Tirta Mandiri yang telah berhasil mengelola potensi wisata air, potensi perikanan, pertanian, ekonomi kreatif warga, dan lain-lain.

Setelah mendengar paparan dan melihat langsung potensi yang ada, Komisi V DPR RI ini mendorong Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDT) untuk melakukan kajian ke berbagai desa di seluruh Indonesia.

Supaya apa? Supaya Kemendes PDT mempunyai gambaran bagaimana seharusnya membangun desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Kopdes Merah Putih seperti yang telah dicontohkan oleh Desa Ponggok.

“Begitu Presiden Prabowo meluncurkan Program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP), pihak Pemerintah Desa sudah siap melakukan pendampingan, seperti yang sudah dilakukan Desa Ponggok ini, tanpa harus mematikan atau mengesampingkan Bumdes yang telah ada terlebih dahulu,” kata Roberth Rouw.

Anggota Komisi V, Musa Rajekshah menambahkan, antara Bumdes dan Kopdes harus dipisahkan. Bumdes mengelola usaha modalnya dari Dana Desa.

Untuk Kopdes yang notabene milik masyarakat, modalnya tidak boleh dari Dana Desa. Pemerintah sudah menyediakan dana pinjaman dari Bank Himbara.

“Agar desa lebih maju lagi, Kades harus inovatif, bekerja sama dengan pihak kampus, dengan tehnokrat, dan sebagainya,” ujar Musa.

Mantan Wakil Gubernur Sumatera Utara ini menilai, Desa Ponggok perlu go internasional agar turis asing banyak yang datang.

Selain itu, setelah studi tiru di Desa Ponggok, para anggota Komisi V yang berasal dari Dapil berbeda ini, akan menularkan ilmunya ke Dapilnya masing-masing.

Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengucapkan banyak terimakasih atas kedatangan anggota Komisi V DPR RI ini ke Desa Ponggok.

Bupati menyampaikan, di Klaten untuk menunjang pariwisata masih butuh perbaikan infrastruktur dan tambahan penerangan jalan umum (PJU).

“Semoga untuk perbaikan infrastruktur dan PJU di Klaten segera terealisasi atas bantuan saudara kita anggota Komisi V ini,” kata Hamenang.

Kades Ponggok, Djunaedi Mulyono mengakui, untuk omset Kopdes Merah Putih masih sedikit, sekitar Rp17 juta per bulan.

“Karena ini program baru, omsetnya masih sedikit, yang penting jalan dulu,” ujar Djunaedi yang akrab disapa Joned ini.

Kopdes Merah Putih Ponggok menyediakan sembako, gas elpiji, layanan klinik, kargo jasa pengiriman, menerima pembayaran listrik, dan lain-lain.

Pihaknya sangat terbuka, siapa saja boleh studi tiru ke Desa Ponggok demi kemajuan bersama.(Nik)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini