Beranda Berita Utama Wakil Bupati Klaten Meninggal di Usia Muda, Sudah Mengeluh Sakit Sejak Dua...

Wakil Bupati Klaten Meninggal di Usia Muda, Sudah Mengeluh Sakit Sejak Dua Bulan Lalu

140
0

KLATEN, TERASMEDIAGO.ID – Kabar duka datang dari Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto meninggal dunia, di RSUP Kariadi, Semarang sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (7/2/2026).

Almarhum meninggal di usia muda yaitu 33 tahun. Almarhum meninggalkan satu orang istri, Mahanni Yulindha Pratiwi dan dua orang anak.

Almarhum sempat dirawat di RS Kariadi selama dua minggu. Sebelumnya juga sempat opname di RSUP Soeradji Tirtonegoro (RSST) Tegalyoso, Klaten.

Saat almarhum meninggal dunia, posisi Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo masih di Jakarta didampingi Rizqan Iryawan, Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Klaten.

Jenasah almarhum tiba di rumah duka di Desa Karang, Delanggu, Klaten, pada Sabtu sore sekitar pukul 14.30 WIB, disambut hujan tangis dan ratusan takziyah yang sudah menunggu sejak kabar duka diterima.

Ratusan karangan bunga ungkapan belasungkawa datang mengalir dari berbagai pihak, memenuhi halaman rumah duka yang berdampingan dengan rumah kedua orangtuanya, Hariyanto (Wakil Ketua DPRD Klaten) – Endrayati.

Hamenang Wajar Ismoyo yang tiba di rumah duka, tak kuasa menyembunyikan rasa sedih dan kehilangannya.

Setelah mensholatkan jenasah, Hamenang mengungkapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Benny Indra Ardhianto.

Bagi Hamenang, a;marhum tidak hanya sebatas sebagai partner kerja yang baik, namun lebih dari itu. Almarhum ia akui juga sebagai adik, sahabat, teman curhat, dan sebagainya.

“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Klaten, mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Beliau sosok yang baik, partner kerja yang baik, adik sekaligus sahabat yang baik,” ungkapnya.

Saat ditanya, kapan almarhum mengeluh sakit, Hamenang menjawab sudah beberapa bulan yang lalu.

“Saat mengikuti ada event olahraga, jam tangan yang beliau pakai kan jam yang bisa mendeteksi detak jantung? Nah, hasilnya itu detak jantungnya di atas rata-rata,” katanya.

Rasa kehilangan juga datang dari Sri Mulyani, mantan bupati Klaten. Ia datang ke rumah duka didampingi kedua putranya.

Bagi Sri Mulyani, Benny sosok pemimpin yang sederhana, rajin menyapa warga yang dibawah.

“Sebagai Ketua Tim Pemenangan Pemilu saat itu, kami menilai pasangan Hamenang-Benny ini adalah pasangan politik yang ideal, jadi kami sangat kehilangan,” katanya.

Sri Mulyani mengaku kaget saat menerima kabar duka tersebut. Karena dua hari yang lalu, ia sempat WA nan sama almarhum untuk menyemangati.

“Ayo Mas Wakil, semangat sehat, begitu WA yang saya kirim. Dan saya mempunyai firasat yang kurang mengenakkan. Semoga Mas Wakil mendapat tempat terindah di sisiNya,” doanya.

Mengenai apa penyakitnya, menurut keterangan yang ia dapatkan dari keluarganya, almarhum butuh terapi dengan jangka waktu yang cukup lama.

Menurut rencana, jenasah akan dikebumikan pada Minggu (8/2/2026) di pemakaman keluarga Jonggrangan Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Klaten. (Hasna)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini