Beranda Berita Berkat Kolaborasi Aksi Bersama dan Pemkab Kendal, Jembatan Gantung di Dukuh Pidik...

Berkat Kolaborasi Aksi Bersama dan Pemkab Kendal, Jembatan Gantung di Dukuh Pidik Desa Wonosari akan Diperbaiki

99
0

KENDAL, TERASMEDIAGO.ID- Pemerintah Kabupaten Kendal bersama gerakan sosial Aksi Bersama akan segera melaksanakan rehabilitasi Jembatan Gantung yang ada di Dukuh Pidik Desa Wonosari Kecamatan Pegandon.

Jembatan bersejarah dengan panjang sekitar 100 meter dan lebar empat meter ini, bakal direvitalisasi melalui Titian Persatuan, simbol kolaborasi antara masyarakat, relawan dan pemerintah agar akses tersebut aman bagi warga pedesaan.

Jembatan yang dibangun pada tahun 1918 ini semula merupakan jalur kereta api, namun telah lama beralih fungsi menjadi penghubung utama menuju lahan pertanian warga.

Selama bertahun-tahun, masyarakat setempat memperbaiki jembatan secara swadaya agar tetap bisa dilalui. Kini, melalui kolaborasi Aksi Bersama dan Pemerintah Kabupaten Kendal, jembatan tersebut akan direhabilitasi agar lebih kuat, aman, dan memiliki nilai sosial serta sejarah yang terjaga.

Rehabilitasi ini merupakan bagian dari program Titian Persatuan, inisiatif nasional dari Aksi Bersama, yakni sebuah gerakan sosial yang diinisiasi oleh Anies Baswedan.

Gerakan ini bertujuan memperbaiki dan membangun jembatan di pelosok Indonesia guna membuka akses pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik bagi masyarakat desa.

Dalam kunjungan ke lokasi, Anies Baswedan meninjau langsung progres pembangunan bersama masyarakat dan relawan.

Dia menyampaikan bahwa rehabilitasi jembatan seperti ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang menjadi jati diri bangsa.

“Jembatan bukan sekadar struktur baja dan kabel, namun adalah penghubung hati, penguat persaudaraan, dan penegas bahwa kemajuan hanya bisa lahir ketika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama,” ujar Anies Baswedan.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang berhalangan hadir karena sesuatu hal yang tidak bisa ditinggalkan, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini.

Bupati menegaskan, bahwa kegiatan seperti ini menunjukkan arti kolaborasi sejati antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah.

Rehabilitasi jembatan gantung di Dukuh Pidik  Desa Wonosari ini adalah bukti bahwa pembangunan tidak harus menunggu kemampuan besar, tapi dimulai dari niat bersama.

“Pemerintah daerah, masyarakat dan gerakan sosial seperti Aksi Bersama saling melengkapi. Inilah wajah pembangunan baru yang kita dambakan. Lahir dari kolaborasi, tumbuh dari kepedulian,” ungkap bupati.

Bupati menambahkan, semangat kebersamaan seperti yang terwujud di Desa Wonosari menjadi teladan bagi pembangunan di daerah lain.

Pemerintah Kabupaten Kendal berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi bagi semua pihak yang memiliki tujuan sama, yakni untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rehabilitasi Jembatan Gantung ini, diharapkan menjadi tonggak baru bagi lebih dari 3.700 warga Desa Wonosari.

“Bukan hanya sebagai akses penghubung, tetapi juga sebagai jembatan harapan yang menjadi simbol bahwa dengan bergandeng tangan, bangsa ini selalu mampu membangun tidak hanya infrastruktur, tapi juga kepercayaan dan persatuan,” pungkasnya.(Likwi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini