KENDAL, SAPA Jateng.id– Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, bersama Ketua Karangtaruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza menghadiri acara Konser Kebangsaan di Stadion Utama Kebondalem, Sabtu(13/09/2025) malam.
Acara yang menghadirkan Ustadz Gus Mihtaf, artis Denny Caknan, Sodig, Lala Widi, Lia Amalia dan sejumlah artis lain serta ribuan masyarakat Kabupaten Kendal ini, cukup meriah.
Hadir juga dalam acara ini, Forkopimda, Pj Sekda Kendal, Forkopimcam, sejumlah Kepala OPD terkait dan lain sebagainya.
Dalam tausiahnya, Gus Miftah menyampaikan bahwa, siapa pun boleh membully apa saja kepada dirinya, tapi tidak boleh membully Indonesia.
“Kamu boleh tidak menghormati saya, kamu boleh mencaci-maki saya, tapi jangan sampai membully Indonesia. Benar atau salah, Indonesia adalah tanah air kita,”kata Gus Miftah.
Gus Miftah mengapresiasi warga Kendal dan bupati, Forkopimda dan stakeholder lain yang turut menjaga kondusifitas di Kabupaten Kendal, di saat beberapa pekan lalu di sejumlah daerah menggelar aksi demo.
Menurut Gus Miftah, salah satu daerah yang paling kondusif saat ada demo adalah Kabupaten Kendal, sehingga dia mengacungi jempol untuk Kabupaten Kendal.

Gus Miftah mengaku, bahwa acara konser kebangsaan ini, dia inisiasi dari dua tahun yang lalu dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat mencintai bangsanya sendiri.
“Kita lahir, hidup, tumbuh dan berkembang, bekerja sampai mati di satu tanah yang namanya Indonesia, sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mencintai bangsa ini,”tegas Gus Miftah.
Gus Mihtaf juga menyampaikan, bahwa siapa pun boleh tidak menghormati dirinya. Bahkan boleh mencacimaki dirinya, tapi jangan sampai mencacimaki atau membully Indonesia.
Ketua Karangtaruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza mengatakan, bahwa Konser Kebangsaan ini sangat bagus, penonton pun juga antusias untuk melihat dari dekat kehadiran Gus Miftah dan artis – artis ibu kota itu.
Menurut Nattaya, ceramah pertama yang disampaikan Gus Miftah terkait cinta tanah air juga mengena, karena ribuan penonton yang hadir dari sejumlah kecamatan Kendal, sebagian besar adalah anak muda baik perempuan maupun laki- laki.
“Tadi yang disampaikan oleh Gus Miftaf sudah baik, yakni ajakan kepada anak muda untuk lebih cinta terhadap tanah air, terlebih beberapa pekan lalu di sejumlah kota terjadi keributan unjuk rasa yang mengakibatkan kerusakan materiil dan korban jiwa,” ungkap Nattaya.
Nattaya mengaku, dengan konser Kebangsaan ini, anak- anak muda penerus bangsa bisa lebih memahami apa arti nilai- nilai kebangsaan.
Sementara, konsep kebangsaan sendiri adalah serangkaian dari konsep kebangsaan sebagai inisiatif membangun narasi persatuan berbasis budaya, agama dan teknologi melalui pendekatan spiritual kreatif dan digital.
“Melalui konser Kebangsaan ini, tidak hanya sekedar merawat kerukunan, tetapi juga mendorong produktivitas dan daya saing masyarakat terutama kaum muda dan pelaku komunitas digital Indonesia yang damai adil dan sejahtera Indonesia,”terang Nattaya.(Likwi)









