Beranda Berita Utama Perseteruan Kades Klapagading Kulon dengan 9 Perangkatnya Makin Meruncing

Perseteruan Kades Klapagading Kulon dengan 9 Perangkatnya Makin Meruncing

145
0

BANYUMAS, TERASMEDIAGO.ID-Perseteruan panjang antara Kepala Desa Klapagading Kulon, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, dengan 9 perangkatnya terus meruncing.

Pertemuan antara kedua belah pihak pada Rabu Malam 24 Desember 2025 yang dijembatani oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Banyumas, Drs. Nungky Harry Rachmat, M.Si di ruang rapatnya tidak membuahkan hasil signifikan.

Padahal, pertemuan tersebut pada intinya bertujuan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi sejak 2019 silam hingga kini.

“Kedua belah pihak masih bersikukuh membela diri, dan saling menyalahkan. Oleh karenya kami akan bentuk tim, “ujar Nungky.

Untuk menangani kasus yang terbilang baru di wilayah Banyumas, selanjutnya pihak pemkab akan secepatnya membentuk tim investigasi yang beranggotakan dari OPD terkait, PPDI dan Satria Praja.

Dalam pertemuan yang cukup memanas itu, Ketua Satria Praja Banyumas, Saefudin, mengusulkan adanya pembentukan tim pendamping khusus untuk memfasilitasi penyelesaian persoalan di tingkat desa.

Saefudin menilai, konflik yang tak kunjung selesai berpotensi mengganggu tata kelola pemerintahan desa dan pelayanan publik.

“Persoalan ini sudah kronis. Kami mengusulkan agar Pemkab membentuk tim pendamping khusus untuk memfasilitasi berbagai persoalan, mulai dari administrasi hingga urusan rumah tangga pemerintahan desa,” kata Saefudin.

Sementara, Kepala Desa Klapagading Kulon, Karsono, menyatakan, konflik yang muncul itu karena ke 9 perangkat desanya tidak loyal dan tidak menjalankan tugas sesuai tupoksi.

“Kan jelas perangkat desa membangkang. Tidak ada loyalitas dan tidak pernah melaporkan pekerjaan sesuai tugas pokok dan fungsinya,” tuturnya.

Sebenarnya, lanjut Karsono, pihkanya menginginkan perdamaian dan kerja sama yang profesional. Tetapi, hingga kini belum ada titik temu.

Untuk itu, sembilan perangkat desa telah diberi Surat Peringatan Ketiga (SP3) dan siap melanjutkan proses sesuai mekanisme bersama kecamatan dan kabupaten.

Wantoro, Ketua PPDI Kecamatan Wangon, berharap hubungan antara kepala desa dan perangkat segera membaik.

Meski pelayanan masyarakat masih berjalan, Wantoro mengakui adanya keluhan warga, terutama terkait penyaluran bantuan.

“Kalau soal bantuan yang tidak diterima karena konflik, saya belum tahu persis. Tapi secara umum pelayanan masih berjalan,” pungkasnya.

Sayangnya dari 9 Perangkat Desa Klapagading Kulon yang semuanya hadir dalam pertemuan itu, tak satupun yang bersedia memberikan keterangan kepada wartawan. (SN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini